Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Sedikit Berubah karena Pasar Mengabaikan Tarif China tetapi Tekanan Iran Mendukung
Wednesday, 5 February 2025 10:04 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Harga minyak sedikit berubah pada hari Rabu (5/2) setelah perdagangan yang bergejolak pada sesi sebelumnya karena investor mengabaikan dampak tarif China pada impor energi AS meskipun dorongan baru Presiden Donald Trump untuk menghilangkan ekspor minyak mentah Iran memberikan beberapa dukungan.

Harga minyak mentah Brent turun 18 sen, atau 0,24%, pada $76,02 per barel pada pukul 02.10 GMT. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 9 sen, atau 0,12%, menjadi $72,61.

Harga minyak mentah pada hari Selasa diperdagangkan dalam kisaran yang luas, dengan WTI jatuh pada satu titik sebesar 3%, terendah sejak 31 Desember, setelah China mengumumkan tarif pada impor minyak, gas alam cair, dan batu bara AS sebagai balasan atas pungutan AS pada ekspor China.

Namun, harga minyak kembali naik setelah Trump memberlakukan kembali kampanye "tekanan maksimum" terhadap Iran untuk membatasi program nuklirnya yang diberlakukannya pada masa jabatan pertamanya yang memangkas ekspor minyak mentah Iran hingga nol.

Dampak tarif pembalasan Tiongkok terhadap harga energi akan terbatas "mengingat bahwa baik pasokan maupun permintaan global komoditas ini tidak diubah oleh tarif Tiongkok," kata analis di Goldman Sachs dalam sebuah catatan pada hari Selasa.

Kedua negara akan dapat menemukan pasar alternatif, kata catatan itu.

Sementara Trump mengatakan bahwa ia terbuka terhadap kesepakatan dengan Iran dan menyatakan kesediaan untuk berbicara dengan pemimpin Iran ketika ia menandatangani memorandum presiden yang memberlakukan kembali kebijakan keras Washington terhadap Iran, rencana tersebut dapat berdampak pada sekitar 1,5 juta barel minyak per hari yang diekspor negara itu, kata analis di ANZ pada hari Rabu, mengutip data pelacakan kapal.(mrv)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS